/*---- Awal Script Floating-FB--*/ /*---- Akhir Script Floating-FB--*/

Kamis, 28 November 2013

KURIKULUM 2013

Sejak kemerdekaan Indonesia, kurikulum pendidikan dasar dan menengah sudah mengalami sepuluh kali perubahan. Perubahan kurikulum yang terakhir adalah pada tahun 2006 yang disebut dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Implementasi KTSP masih belum optimal karena berbagai faktor, diantaranya adalah kompetensi guru dan sarana dan prasarana yang masih terbatas,  serta sistem penilain yang masih lemah.  Pergantian kurikulum yang silih berganti, ternyata belum mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

KTSP baru diterapkan selama 6 (enam) tahun, namun Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah menyiapkan kurikulum baru yang disebut dengan Kurikulum 2013. Sejak konsep kurikulum 2013 diperkenalkan oleh Pemerintah telah banyak tanggapan dari masyarakat umum, para profesional, dan anggota DPR-RI. Sikap mereka ada yang menolak dan ada juga yang menerima atau pro. Mayoritas dari mereka mengusulkan supaya pelaksanaan kurikulum 2013 ditunda, dan dilakukan uji coba terlebih dahulu. Namun, sepertinya Pemerintah, tetap pada pendiriannya untuk menerapkan kurikulum 2013 pada tahun ajaran baru, yaitu 2013/2014.

Kurikulum 2013: Apa dan bagaimana?
sumber: Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI)

"Ide di balik  Pengembangan Kurikulum 2013 bermula dari tulisan Wakil Presiden Boediono yang berjudul “Pendidikan Kunci Pembangunan” di harian Kompas (Senin, 27/8/2012) yang menilai bahwa  pendidikan nasional belum  bisa menghasilkan lulusan yang kompeten karena belum punya konsep yang jelas. Menurut Boediono saat ini kita belum punya konsepsi yang jelas mengenai substansi pendidikan. Karena tak ada konsepsi yang jelas, timbullah kecenderungan untuk memasukkan apa saja yang dianggap penting ke dalam kurikulum. Akibatnya, terjadilah beban berlebihan pada anak didik. Bahan yang diajarkan terasa  “berat”, tetapi tak jelas apakah anak mendapatkan apa yang seharusnya diperolah dari pendidikannya". 

HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGAN KURIKULUM 2013, antara lain:
  1. Impelementasi Kurikulum 2013
  2. Kompetensi Dasar Kurikulum 2013
  3. Peran Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013
  4. Konsep Pembelajaran Tematik Terpadu
  5. Implementasi Tematik Terpadu
  6. Implementasi Pendekatan Scientific dlm pembelajaran tematik
  7. Rambu-rambu Penyusunan RPP tematik 
KURIKULUM 2013 SD/MI
KURIKULUM 2013 SMP/MTs

Selanjutnya, bagi sobat pendidik yang ingin mengoleksi Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013, silahkan unduh link di bawah ini:
  1. KI - KD Pendidikan Agama
  2. KI - KD Pend. Kewarganegaraan
  3. KI - KD Bahasa Indonesia
  4. KI - KD Matematika
  5. KI - KD Ilmu Peng. Alam
  6. KI - KD Ilmu Peng. Sosial
  7. KI - KD Seni Budaya dan Ketrampilan
  8. KI - KD Penjasorkes
Semoga bermanfaat...




~~~~~~~oo()oo~~~~~~~~

Terimakasih, Wassalamu 'alaik... 

HARS IT-SOLUTION
081381000414 / 087777083983
Kemenag Mail

PNSMail
GMail

Selasa, 10 September 2013

Pelatihan KURIKULUM 2013

Tujuan Umum Pelatihan Penerapan Kurikulum 2013
Adapun yang menjadi tujuan umum kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah dimulai sejak pertengahan Juni lalu secara bertahap, adalah sebagai berikut.
Guru
Setelah mengikuti kegiatan pelatihan implementasi kurikulum 2013 diharapkan guru  mampu  melaksanakan  tugas  sesuai  dengan  tuntutan  kompetensi  lulusan,  isi,  proses pembelajaran, dan penilaian Kurikulum 2013.

Kepala Sekolah 
Setelah mengikuti kegiatan pelatihan implementasi kurikulum 2013 diharapkan kepala sekolah  mampu  mengerahkan  sumber  daya  yang  dimiliki  dalam  rangka  menjamin keterlaksanaan implementasi Kurikulum 2013.

Pengawas Sekolah 
 Setelah mengikuti kegiatan pelatihan implementasi kurikulum 2013 diharapkan pengawas  sekolah  mampu  memberikan  bantuan  teknis   secara  benar  kepada  sekolah  dalam mengatasi hambatan selama implementasi Kurikulum 2013.

Kompetensi Inti Peserta Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013
Adapun kkompetensi inti  yang  harus  dicapai  oleh setiap peserta pelatihan penerapan Kurikulum 2013 setelah mengikuti pelatihan adalah sebagai berikut:
  1. Memiliki sikap yang terbuka untuk menerima Kurikulum 2013.
  2. Memiliki keinginan yang kuat untuk mengimplementasikan Kurikulum 2013.
  3. Memiliki pemahaman yang  mendalam tentang  Kurikulum  2013 (filosofi,  rasional,  elemen perubahan, strategi implementasi, Kompetensi Inti (KI), dan Kompetensi Dasar (KD)).
  4. Memiliki  keterampilan  menganalisis  keterkaitan  antara  Standar  Kompetensi  Kelulusan  (SKL), Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Buku Guru, dan Buku Siswa.
  5. Memiliki  keterampilan  menyusun  Rencana  Program  Pembelajaran  (RPP)  dengan  mengacu  pada Kurikulum 2013.
  6. Memiliki keterampilan mengajar dengan menerapkan pendekatan Scientific secara benar.
  7. Memiliki  keterampilan  mengajar  dengan  menerapkan  model  pembelajaran Problem Based Learning, Project Based Learning, dan Discovery Learning.
  8. Memiliki keterampilan melaksanakan penilaian autentik dengan benar.
  9. Memiliki keterampilan berkomunikasi lisan dan tulis dengan runtut, benar, dan santun.

Hasil Kerja yang Diharapkan Dari Peserta Pelatihan
Penerapan Kurikulum 2013 Setelah mengikuti  pelatihan diharapkan  guru,  kepala  sekolah,  dan  pengawas sekolah mampu mewujudkan hasil kerja secara kolektif hal-hal berikut ini.
  1. Analisis SKL, KI, KD untuk jenjang dan mata pelajaran sesuai beban tugasnya, selama satu semester.
  2. Analisis  buku  siswa  dan  buku  guru  untuk  jenjang  dan  mata  pelajaran sesuai  beban  tugasnya, selama satu semester.
  3. Contoh RPP untuk jenjang dan mata pelajaran sesuai beban tugasnya, selama satu semester.
  4. Contoh instrumen penilaian untuk jenjang dan mata pelajaran sesuai beban tugasnya, selama satu semester.

Sasaran Pelatihan Penerapan Kurikulum 2013 Adapun sasaran akhir dari pelatihan ini adalah guru, kepala sekolah dan pengawas. Mengingat jumlah sasaran  akhir  pelatihan  sangat  besar  dan  sebaran  sasaran  akhir  pelatihan  sangat  luas, pelatihan ini menerapkan strategi pelatihan bertahap atau berjenjang. Tahapan atau jenjang pelatihan,  narasumber  yang  akan  bertugas,  serta  sasaran  peserta  dapat dijelaskan pada diagram berikut ini.



Diagram tersebut menunjukan tiga tahap pelatihan yaitu: Pelatihan Tingkat Nasional, Tingkat Provinsi,  dan Tingkat  Kabupaten/Kota.   Secara  keseluruhan  terdapat tujuh jenis  pelatihan, yakni:  Pelatihan  Instruktur  Nasional,  Pelatihan  Guru  Inti,  Pelatihan  Kepala  Sekolah  Inti, Pelatihan  Pengawas  Inti, Pelatihan  Guru  Kelas/  Mapel,  Pelatihan  Kepala  sekolah,  dan Pelatihan Pengawas.

Adapun struktur materi pelatihan implementasi Kurikulum 2013, untuk Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah dapat dilihat pada tabel berikut:


Penilaian Hasil Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013
Penilaian meliputitiga ranah yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian  autentik  diterapkan  di  dalam  pelatihan  ini.   Metode  penilaian yang diterapkan di dalam penilaian ini meliputi tes awal, tes akhir, portofolio, dan pengamatan. Setiap calon instruktur nasional, guru inti, kepala sekolah inti, dan pengawas inti dinyatakan lulus apabila mencapai nilai 75 dan memiliki kewenangan untuk melatih.

Mungkin Anda memerlukan bahan seperti :

KURIKULUM 2013 - SD/MI




Cool Blue Outer Glow Pointer